WIR@, JAKARTA - Pengendara kendaraan bermotor di Indonesia akan memiliki pilihan peralatan penunjang penggunaan energi alternatif yang aman, bersih, dan hemat dengan hadirnya converter kit AC Autogas yang inovatif.
Dengan peralatan ini, pengendara dapat menggunakan bahan bakar gas (BBG), baik liquid petroleum gas (LPG) maupun compressed natural gas (CNG, demikian siaran pers AC Autogas, Jumat (10/5/13)..
AC Autogas merupakan produksi Polandia dan telah digunakan oleh lebih dari 1,7 juta kendaraan di Thailand yang menjadi pelopor pengguna BBG untuk kendaraan bermotor di Asia Tenggara. Perusahaan ini sedang mengembangkan pasar di beberapa negara lain di Asia Tenggara, seperti Kamboja, Myanmar, Malaysia, dan Vietnam.
Selain ramah lingkungan, converter kit BBG ini disambut baik di negara-negara tetangga, karena pengendara sudah tidak lagi meragukan keamanan teknologinya, ditambah keunggulannya dari segi harga BBG yang di bawah bahan bakar minyak (BBM).
Menjelang penerapan rencana pemerintah Indonesia untuk mengurangi subsidi BBM, maka converter kit AC Autogas dapat dipertimbangkan sebagai solusi tepat bagi pengendara kendaraan bermotor.Standar internasional.
Somchai Lertwisettheerakul dari AC Autogas Thailand menjelaskan, dengan teknologi terkini yang memenuhi standar internasional, produk ini dirancang untuk keamanan dan kenyamanan pengendara.
Sistem converter kit dilengkapi detektor yang akan menghentikan aliran gas secara otomatis ketika terjadi kebocoran sekecil apa pun, dan mengganti ke BBM tanpa pengendara merasakan perubahannya.
Kelebihan lain dari produk ini adalah adanya unit kendali elektronik (ECU) yang inovatif dan sistem tune up yang mudah dilakukan sendiri oleh pengendara tanpa bantuan mekanik.
Converter kit yang bermerek STAG telah digunakan berbagai produsen kendaraan kelas dunia, seperti Mercedes Benz, BMW, Ferrari, Mitsubishi, Volkswagen, Mazda, Toyota, dan Hyundai.
Baru-baru ini, AC Autogas mengeluarkan STAG Diesel, satu-satunya sistem bahan bakar ganda LPG/CNG dan solar yang penggunaannya tidak memerlukan perubahan fundamental pada mesin kendaraan, dan dapat juga digunakan untuk kendaraan alat berat industri maupun generator (genset).
Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus meningkat akan solusi energi alternatif, sejak didirikan pada tahun 1996, perusahaan ini berupaya melakukan pengembangan berbasis riset untuk melengkapi rangkaian produknya agar dapat menawarkan solusi komprehensif bagi konsumen di seluruh dunia. Informasi selanjutnya mengenai AC Autogas dapat diperoleh di http://acautogas.com.
PT Maduratna Utama adalah distributor yang telah ditunjuk untuk memasarkan produk-produk AC Autogas di Indonesia mulai paruh kedua tahun 2013. Saat ini, perusahaan sedang menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan serta melatih sumber daya manusia agar dapat segera melayani konsumen di Indonesia untuk menggunakan BBG bagi kendaraan bermotor. (R21/rls)
Dengan peralatan ini, pengendara dapat menggunakan bahan bakar gas (BBG), baik liquid petroleum gas (LPG) maupun compressed natural gas (CNG, demikian siaran pers AC Autogas, Jumat (10/5/13)..
AC Autogas merupakan produksi Polandia dan telah digunakan oleh lebih dari 1,7 juta kendaraan di Thailand yang menjadi pelopor pengguna BBG untuk kendaraan bermotor di Asia Tenggara. Perusahaan ini sedang mengembangkan pasar di beberapa negara lain di Asia Tenggara, seperti Kamboja, Myanmar, Malaysia, dan Vietnam.
Selain ramah lingkungan, converter kit BBG ini disambut baik di negara-negara tetangga, karena pengendara sudah tidak lagi meragukan keamanan teknologinya, ditambah keunggulannya dari segi harga BBG yang di bawah bahan bakar minyak (BBM).
Menjelang penerapan rencana pemerintah Indonesia untuk mengurangi subsidi BBM, maka converter kit AC Autogas dapat dipertimbangkan sebagai solusi tepat bagi pengendara kendaraan bermotor.Standar internasional.
Somchai Lertwisettheerakul dari AC Autogas Thailand menjelaskan, dengan teknologi terkini yang memenuhi standar internasional, produk ini dirancang untuk keamanan dan kenyamanan pengendara.
Sistem converter kit dilengkapi detektor yang akan menghentikan aliran gas secara otomatis ketika terjadi kebocoran sekecil apa pun, dan mengganti ke BBM tanpa pengendara merasakan perubahannya.
Kelebihan lain dari produk ini adalah adanya unit kendali elektronik (ECU) yang inovatif dan sistem tune up yang mudah dilakukan sendiri oleh pengendara tanpa bantuan mekanik.
Converter kit yang bermerek STAG telah digunakan berbagai produsen kendaraan kelas dunia, seperti Mercedes Benz, BMW, Ferrari, Mitsubishi, Volkswagen, Mazda, Toyota, dan Hyundai.
Baru-baru ini, AC Autogas mengeluarkan STAG Diesel, satu-satunya sistem bahan bakar ganda LPG/CNG dan solar yang penggunaannya tidak memerlukan perubahan fundamental pada mesin kendaraan, dan dapat juga digunakan untuk kendaraan alat berat industri maupun generator (genset).
Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus meningkat akan solusi energi alternatif, sejak didirikan pada tahun 1996, perusahaan ini berupaya melakukan pengembangan berbasis riset untuk melengkapi rangkaian produknya agar dapat menawarkan solusi komprehensif bagi konsumen di seluruh dunia. Informasi selanjutnya mengenai AC Autogas dapat diperoleh di http://acautogas.com.
PT Maduratna Utama adalah distributor yang telah ditunjuk untuk memasarkan produk-produk AC Autogas di Indonesia mulai paruh kedua tahun 2013. Saat ini, perusahaan sedang menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan serta melatih sumber daya manusia agar dapat segera melayani konsumen di Indonesia untuk menggunakan BBG bagi kendaraan bermotor. (R21/rls)
