WIR@, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan dirinya tidak tertarik maju dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Mantan Wali Kota Solo itu ingin fokus membenahi masalah Jakarta.
Ia mengatakan itu saat menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa Dedi di Tangerang, Banten, Kamis (11/4). Ada dua pertanyaan yang diajukannya yakni perbedaan antara Solo dan Jakarta serta bagaimana jika masyarakat mendukung Jokowi untuk maju pada Pilpres 2014.
Jokowi menyatakan permasalahan Solo dan Jakarta sama hanya berbeda luas wilayahnya dan jumlah penduduk. Solo hanya berpenduduk 530 ribu jiwa. Sedangkan Jakarta 9,5 juta jiwa sehingga perlu sistem dan manajemen yang berbeda.
Mengenai Pilpres 2014, Jokowi mengaku tidak tertarik. “Saya mau fokus mengurus banjir, macet, permukiman kumuh. Saya tidak terpengaruh atau memusingkan hasil survei,” tukasnya. (mto)
Ia mengatakan itu saat menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa Dedi di Tangerang, Banten, Kamis (11/4). Ada dua pertanyaan yang diajukannya yakni perbedaan antara Solo dan Jakarta serta bagaimana jika masyarakat mendukung Jokowi untuk maju pada Pilpres 2014.
Jokowi menyatakan permasalahan Solo dan Jakarta sama hanya berbeda luas wilayahnya dan jumlah penduduk. Solo hanya berpenduduk 530 ribu jiwa. Sedangkan Jakarta 9,5 juta jiwa sehingga perlu sistem dan manajemen yang berbeda.
Mengenai Pilpres 2014, Jokowi mengaku tidak tertarik. “Saya mau fokus mengurus banjir, macet, permukiman kumuh. Saya tidak terpengaruh atau memusingkan hasil survei,” tukasnya. (mto)
