WIR@, JAKARTA - Setelah melalui proses persidangan yang panjang sejak Selasa (7/10/14) pagi sampai Rabu (8/10/14) subuh pukul 04.20 WIB, mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (51) dari Partai Amanat Nasional (PAN) terpilih sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) untuk masa jabatan tahun 2014-2019. Pemilihan berlangsung melalui voting dalam rapat paripurna MPR-RI yang dipimpin oleh pimpinan sementara Maimanah Umar dan Ade Rizki Pratama.
Zulkifli Hasan tergabung dalam paket B yang diusung oleh partai-partai Koalisi Merah Putih (KMP), yaitu Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Keadilan Sosial (PKS).
Calon pimpinan MPR Paket B terdiri atas Zulkifli Hasan (PAN), Mahyudin (Golkar), EE. Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), dan Osman Sapta Odang (DPD).
Dalam voting, paket B memperoleh dukungan 347 suara mengungguli Paket A yang memperoleh 330 suara. Sedang 1 suara lagi abstain.
Paket A yang diusung oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) didukung oleh PDI Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terdiri atas Osman Sapta Odang (DPD), Salah Basarah (PDIP), Imam Nahrawi (PKB), Patrice Rio Capella (Nasdem), dan Hasrul Azwar (PPP).
Sekitar pukul 05.25 WIB, Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Hatta Ali mengambil sumpah Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR-RI periode 2014-2019 didampingi oleh Wakil Ketua Mahyudin, EE. Mangindaa, Hidayat Nur Wahid, dan Osman Sapta Odang.
Dalam sambutannya seusai diambil sumpahnya, Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan, dengan telah terpilihnya kepemimpinan baru MPR-RI, tidak ada lagi Paket A atau Paket B, yang ada adalah Paket Indonesia , Paket NKRI.
Ia menyebutkan, agenda terdekat MPR-RI adalah melakukan pelantikan Presiden Terpilih hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, dan mengisi kelengkapan formasi di MPR-RI.
Sebelumnya Koalisi Merah Putih juga berhasil menempatkan calon-calonnya di jabatan pimpinan DPR. (tim)
Zulkifli Hasan tergabung dalam paket B yang diusung oleh partai-partai Koalisi Merah Putih (KMP), yaitu Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Keadilan Sosial (PKS).
Calon pimpinan MPR Paket B terdiri atas Zulkifli Hasan (PAN), Mahyudin (Golkar), EE. Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), dan Osman Sapta Odang (DPD).
Dalam voting, paket B memperoleh dukungan 347 suara mengungguli Paket A yang memperoleh 330 suara. Sedang 1 suara lagi abstain.
Paket A yang diusung oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) didukung oleh PDI Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terdiri atas Osman Sapta Odang (DPD), Salah Basarah (PDIP), Imam Nahrawi (PKB), Patrice Rio Capella (Nasdem), dan Hasrul Azwar (PPP).
Sekitar pukul 05.25 WIB, Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Hatta Ali mengambil sumpah Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR-RI periode 2014-2019 didampingi oleh Wakil Ketua Mahyudin, EE. Mangindaa, Hidayat Nur Wahid, dan Osman Sapta Odang.
Dalam sambutannya seusai diambil sumpahnya, Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan, dengan telah terpilihnya kepemimpinan baru MPR-RI, tidak ada lagi Paket A atau Paket B, yang ada adalah Paket Indonesia , Paket NKRI.
Ia menyebutkan, agenda terdekat MPR-RI adalah melakukan pelantikan Presiden Terpilih hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, dan mengisi kelengkapan formasi di MPR-RI.
Sebelumnya Koalisi Merah Putih juga berhasil menempatkan calon-calonnya di jabatan pimpinan DPR. (tim)

Tidak ada komentar: