WIR@, JAKARTA - Kementrian alam Negeri mentargetkan selama tahun 2013 dapat mencetak sebanyak 4,6 juta kartu tanda penduduk elektronik . Dengan demikian, sejak diluncurkan progam E-KTP pada 2011, total yang berhasil dicetak mencapai 176 juta lembar.
"Sekarang anggaran kami hanya untuk 4,6 juta e-KTP pada 2013. Angka tersebut di luar target 172 juta," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, di Jakarta, Rabu (1/5/13).
Menurut Mendagri, pencetakan sebanyak 4,6 juta e-KTP harus diselesaikan hingga akhir 2013, karena terpaku pada anggaran. Proyek pencetakan 4,6 juta e-KTP itu akan dilakukan dengan membuka tawaran terhadap perusahaan borongan yang mampu mengerjakan proyek tersebut.
"Sekarang yang 4,6 juta ini tender lagi, kalau dulu paket, barangkali ada penawaran baru yang lebih murah," katanya.
Perusahaan yang menangani pencetakan e-KTP pada 2012 bisa mengikuti tender lagi, bersaing dengan perusahaan lain.
Sementara itu, Kemdagri belum menganggarkan jumlah e-KTP yang akan dicetak pada 2014. Hal itu terkait dengan upaya pemerintah dalam mencari penduduk yang belum atau enggan merekam data kependudukan mereka. "Masih ada potensi sekitar 16 juta penduduk yang belum melakukan rekam data," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh bupati dan wali kota di seluruh Indonesia untuk mencari warga yang belum melakukan rekam data untuk pembuatan e-KTP.
Penduduk yang belum merekam data e-KTP diperkirakan antara lain mahasiswa dari luar daerah, dan warga di kepulauan terpencil.
Proses rekam data penduduk masih terus berlangsung di seluruh kantor kecamatan di Tanah Air, namun pertumbuhan perekaman data yang masuk semakin lambat.
"Memang sudah semakin sedikit karena pelan sekali pertumbuhannya, yang masuk hanya 5.000 - 6.000 data setiap hari dari seluruh daerah," katanya.
Hingga akhir 2012, sebanyak 173.325.378 penduduk telah melakukan rekam data e-KTP.
Dia juga memastikan bahwa e-KTP penduduk, yang melakukan rekam data di 2011, sudah tercetak dan dibagikan pada 2012. Oleh karena itu, bagi warga yang belum mendapatkan e-KTP dapat mendatangi dan memastikan bahwa e-ktp mereka telah berada di kantor kecamatan setempat. (R21/ant)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Index Berita
Features
Opini
Tekno
Lingkungan
Topik Berita
Nasional
Hukum
Daerah
Politik
Ekbis
Capres
Pilpres
Kesehatan
Korupsi
Pendidikan
Tekno
Feature
Etalase
Galeri
Kriminal
Pemilu
Video
Hiburan
Internasional
Opini
Selebrita
Sosok
Teroris
Wisata
Caleg
Internet
KPK
Kolom
Lingkungan
Otomotif
Pilgub
Bali
Banten
Budaya
Jatim
Kesra
Lampung
Media
Samsung
Susno Duadji
TV
Ujian Nasional
Aceh
Ayu Azhari
Bandung
Bandung Raya
Bansos
Batam
Bill Clinton
Bogor
Buruh
Century
Dada Rosada
Densus 88
Djoko Susilo
E-ktp
Edi Siswadi
Facebook
Garuda
Gaya Hidup
Gerhana
Gmail
Golkar
Habibie
Hambalang
Harry Tanoesudibyo
Hepatitis
Honda
Iklan
Imunisasi
Jaksa
Jateng
Jawa Timur
Jeffry Al Buchory
KASAD
KPI
Kabupaten Bandung
Kejaksaan
Kudus
Letjen Moeldoko
Limau Gadang
Mazda
Mentawai
Militer
Mudik
Narkoba
OKU
Pekanbaru
Penganiayaan
Penyiaran
Pilwalkot
Polri
Ponorogo
Prabowo
Puskesmas
SIM
Serang
Sumsel
Sutarman
Suzuki
TNI
Tokoh
Twitter
UN
Udang
Way Kambas
Yahoo

Tidak ada komentar: